Bagaimana Cara Memperbesar Peluang Diterima Lewat Jalur SNMPTN?

Jalur SNMPTN menjadi jalur utama untuk memasuki suatu perguruan tinggi negeri. Jalur ini menyerap sebagian besar siswa di seluruh Indonesia karena jalur ini membuka kuota (daya tampung) sekitar 50% pada setiap jurusan di setiap Perguruan Tinggi Negeri (PTN).Misalnya jurusan A di PTN X total kuota 140 orang, maka kuota SNMPTN di jurusan A PTN X tersebut sekitar 70 orang saja. 

Meskipun kuotanya terlihat cukup besar jika dilihat dari presentasenya, ternyata ada permasalahan di balik itu.Permasalahan yang paling sering terjadi adalah animo dari pendaftar atau siswa yang jauh melebihi kuota yang disediakan. Ini berarti peluang masuk setiap orang akan kurang.Karena itulah, kita perlu memikirkan baik-baik dalam memilih jurusan dan universitas.

Berikut ini adalah beberapa cara yang mungkin bisa dilakukan untuk memperbesar peluang masuk di jurusan dan universitas impian.
1. Berusaha Agar Nilai Selalu Naik& Wajar
Ini merupakah hal yang sering disepelekan. Padahal sebagian besar universitas melihat bahwa perkembangan nilai itu penting. Perkembangan yang dimaksud adalah naik dan wajar. Apabila nilai selalu naik, dapat diambil kesimpulan bahwa siswa tersebut mau belajar dan mengalami peningkatan. Selain naik, juga harus wajar. Kenapa? Karena kenaikan nilai yang tidak wajar akan menyurutkan kepercayaan universitas.Misalnya, dari nilai 60 menjadi 80. Ini sungguh tidak wajar. Kenaikan yang wajar sekitar 1 sampai 7 (skala 100) atau minimal tetap (tidak naik dan tidak turun).

2. Berasal dari Sekolah Yang Dipercaya
Biasanya sekolah yang diberi kepercayaan adalah sekolah negeri, terutama SMA. Ini bukan merupakan bentuk diskriminatif. Namun ini adalah bentuk kepercayaan. Meskipun begitu, bukan berarti apabila kamu dari SMA Negeri, kamu akan langsung lolos, sedangkan kamu yang dari MA/SMK Swasta langsung tidak lolos. TIDAK. Itu SALAH. Semua tergantung dari kepercayaan Universitas kepada sekolahmu. Apabila sekolah mendapatkan kepercayaan lebih, maka kemungkinan siswa dari sekolah tersebut akan banyak yang diterima melalui SNMPTN di Universitas tertentu.

Bagaimana cara mengetahui sekolah kita dipercaya atau tidak? Ada beberapa indikator yang bisa menjadi acuan kita. Salah satunya adalah banyaknya alumni yang masuk ke universitas & jurusan tertentu melalui jalur SNMPTN.Selain itu, apabila alumni diterima di suatu universitas, maka harus diambil. Apabila dilepas, apalagi tanpa pemberitahuan, itu akan mengurangi kepercayaan.

3. Memilih Universitas dan Jurusan dengan Akreditasi Yang Tepat
Dalam menentukan pilihan, kita tidak boleh gegabah. Pilihlah universitas dan jurusan yang sesuai dengan minat serta bakatmu. Kemudian filter kembali dengan memperhatikan akreditas jurusan pada setiap universitas. Ingat! Akreditasi jurusan! Bukan akreditasi Universitas.
Apabila kamu pengen mudah masuk, pilih yang akreditasinya paling rendah. Namun itu tidak disarankan. Semua kembali pada individu masing-masing dalam menentukan pilihan.

4. Melihat Rasio Daya Tampung dan Peminat Tahun-Tahun Sebelumnya
Rasio antara daya tampung dan peminat juga perlu diperhatikan apabila ingin memperbesar peluang masuk PTN melalui jalur SNMPTN. Pilihlah jurusan yang memiliki daya tampung banyak atau pilih jurusan yang peminatnya tidak terlalu banyak. Itu akan mempermudah kamu dalam lolos snmptn.

Itulah beberapa cara memperbesar peluang masuk lewat jalur SNMPTN menuju Universitas Negeri impianmu. Semoga bermanfaat.
Author Pengen Kuliah
Dipublikasikan oleh Admin (Aditia Prasetio)

Pengen Kuliah ~ Partner Merangkai Impian
Punya penemuan? atau punya ide menarik? atau punya tulisan/gagasan/pengalaman yang ingin dibagikan? Kirim tulisanmu ke webinfokuliah@gmail.com .
Mau dapet info ter-up-to-date setiap hari? Klik di sini dan temukan pengenkuliah di platform favoritmu!

Post A Comment

Tidak ada komentar :

1. Berkomentarlah dengan bahasa yang sopan. Tunjukkan bahwa anda adalah orang berpendidikan yang senantiasa menjaga etika.
2. Komentar tidak boleh menyinggung SARA, Porno, dan sejenisnya
3. Dilarang menggunakan akun Anonim.