Mahasiswa Wajib Tahu! Tips Lulus dengan IPK Tinggi


Halo Sobat Pengen Kuliah! Siapa nih yang pengen lulus kuliah dengan predikat Cumlaude? IPK atau Indeks Prestasi Kumulatif adalah nilai akhir yang didapatkan setiap mahasiswa sebagai hasil pembelajaran selama kuliah. Bagi sebagian mahasiswa mungkin akan berusaha mencari cara mudah memperoleh IPK tinggi. Dengan nilai IPK yang tinggi, maka akan membuka peluang yang banyak bagi para mahasiswa, misalnya seperti mendapatkan kesempatan kerja, kesempatan beasiswa S2, dan menjadi asisten dosen.

Untuk mendapatkan IPK tinggi tentunya tidak bisa dilakukan dengan kebut semalam. Semua bisa dilakukan dengan sangat baik apabila mau belajar sungguh-sungguh dari awal semester hingga akhir semester. Lalu bagaimana sih cara yang tepat? Simak di bawah ini ya sobat. 

 

1.      Menjaga IPK pada Semester Awal

Pada semester awal perkuliahan kamu diharuskan beradaptasi dengan pola belajar, lingkungan, dan para pengajar yang baru. Teman-teman baru dan suasana kehidupan kampus yang berbeda dari lingkungan sekolah juga bisa membuatmu lupa pada tugas utamamu untuk belajar. Belum lagi dosen dengan berbagai karakternya, berbeda jauh dari guru-guru yang telah terasa akrab selama 12 tahun terakhir. Kamu akan beradaptasi dengan semua hal baru tersebut. Kamu harus bisa menjaga agar di akhir semester nanti IP-mu tidak dibawah 3,00. Lebih baik lagi jika bisa diatas 3,50 atau lebih. Pertahankan angka ini terus hingga tiga semester awal. Anggaplah IP-mu di semester awal adalah fondasi untuk semester berikutnya. Tentu kamu tahu, fondasi yang kokoh dapat menopang bangunan yang tinggi. Jadi kalau kamu pengen IPK 4,00 maka perjuangkan sejak awal semester perkuliahan.

2.      Memperhatikan Kontrak Perkuliahan Setiap Awal Semester

Jangan sampai membolos pada pertemuan pertama disemua mata kuliah karena pada saat itulah dosen biasanya memberikan kontrak perkuliahan. Misalnya, nilai akhir tiap mahasiswa terdiri dari 10% kehadiran, 20% tugas dan kuis, 30% UTS, dan 40% UAS. Ini berarti kamu harus punya perhatian lebih pada persentase faktor penilaian yang lebih besar walaupun bukan berarti kamu bisa mengabaikan persentase yang kecil.

3.      Aktif di Kelas

Jika kamu orang yang ekstrovert, manfaatkan setiap kesempatan yang ada untuk menjadi lebih aktif di kelas. Ada dosen yang memberi nilai akhir berdasar pada memorinya tentang mahasiswa yang paling sering angkat tangan dan bersuara biasanya lulus dengan nilai minimal B. Siapkan dan pelajari materi sebelum kuliah berlangsung, jadi kamu bisa menyampaikan pertanyaan yang berbobot atau berargumen dengan data yang valid. Kamu juga bisa memanfaatkan waktu presentasi untuk tampil aktif di kelas.

4.      Rajin Membaca

Jika ingin menyampaikan argumen berbobot di kelas, atau menulis makalah yang keren, kamu wajib banyak baca. Buku-buku terbaru atau karya tokoh ternama dibidangmu, jurnal penelitian, hingga berita dan perkembangan terkini yang terkait dengan kuliahmu, semua layak baca. Lagipula, siapa tahu kalau bacaanmu bisa melahirkan ide-ide penelitian untuk tugas akhir atau skripsimu nanti.

5.      Disiplin Mengerjakan Tugas

Banyak tugas yang diberikan di awal semester dengan deadline akhir semester. Jika tidak segera dikerjakan bisa-bisa pada pekan-pekan yang seharusnya digunakan untuk belajar mempersiapkan UAS kamu menghabiskan waktumu untuk ngebut semalam mengerjakan rentetan tugas. Kalau sudah begitu, kamu sendiri kan, yang rugi? Udah kurang istirahat badan kurus kantung mata menggantung, nilai UAS juga nggak bisa maksimal karena kamu nggak sempat belajar.

6.      Memilih Lingkungan yang Positif

Lingkungan yang positif ternyata juga bisa meningkatkan kemampuan belajarmu. Memiliki teman yang rajin dan suka berdiskusi maka akan membuat kamu lebih siap dalam menghadapi dunia perkuliahan. Jika ada beberapa materi yang tidak paham, maka kamu bisa mengerjakan dan menyelesaikan bersama teman kamu.

Baca juga : Mahasiswa Wajib Tahu! Tips Ampuh Membagi Waktu antara Kuliah dan Organisasi

Meskipun IPK tidak selalu memberi jaminan masa depan yang gemilang pasca lulus dari perguruan tinggi. Namun yang pasti, memperoleh IPK tinggi adalah salah satu bentuk prestasi yang tidak semua mahasiswa bisa meraihnya. Jadi, jangan ragu dan jangan malas untuk mengaplikasikan berbagai cara mudah memperoleh IPK tinggi yang disampaikan di atas. Supaya kamu bisa merakit masa depan dengan kaki dan tangan sendiri.

 

 


 

Author Pengen Kuliah
Dipublikasikan oleh Admin (Ega Fitri)

Pengen Kuliah ~ Partner Merangkai Impian
Punya penemuan? atau punya ide menarik? atau punya tulisan/gagasan/pengalaman yang ingin dibagikan? Kirim tulisanmu ke webinfokuliah@gmail.com .
Mau dapet info ter-up-to-date setiap hari? Klik di sini dan temukan pengenkuliah di platform favoritmu!

Post A Comment

Tidak ada komentar :

1. Berkomentarlah dengan bahasa yang sopan. Tunjukkan bahwa anda adalah orang berpendidikan yang senantiasa menjaga etika.
2. Komentar tidak boleh menyinggung SARA, Porno, dan sejenisnya
3. Dilarang menggunakan akun Anonim.